Info Bola, Ajang Berita – 10 Manajer Ini Sempat Latih Karier Ronaldo di Tingkat Klub. Siapa yang tak mengetahui Cristiano Ronaldo? Pemain asal Portugal itu termasuk pemain sepak bola yang begitu popular di dunia.

Dalam hal sepak bola, Cristiano Ronaldo mempunyai pencapaian yang begitu spektakuler. Dia sukses memenangi banyak penghargaan dengan tim ataupun individu.

Hingga sejauh ini Cristiano Ronaldo telah mencatat trofi sebanyak 29 buah di tingkat klub. Disamping itu, pemain berumur 36 tahun itu juga mempunyai raihan lima trofi Ballon dOr.

Dalam sepanjang petualangannya, Ronaldo sempat membela empat tim berbeda. Tim yang dimaksud ialah Sporting Lisbon, Manchester United, Real Madrid & Juventus.

Sepanjang membela tim – tim itu, Cristiano Ronaldo sempat bekerja sama dengan 10 manajer. Lantas, siapa saja para juru strategi yang sempat melatih Cristiano Ronaldo? Berikut ini daftarnya.

  1. Laszlo Boloni (Sporting Lisbon)

Manajer pertama yang sempat melatih Cristiano Ronaldo ialah Laszlo Boloni. Dia merupakan orang yang menemukan bakat Cristiano Ronaldo di Sporting Lisbon.

Boloni memberikan debut pada Cristiano Ronaldo di skuat inti pada tahun 2002. Dikala itu, si superstar baru berusia 17 tahun.

Boloni begitu terkesan dengan bakat Cristiano Ronaldo muda. Di bawah didikan Laszlo, Cristiano Ronaldo mencatatkan 31 performa di seluruh ajang kompetisi dengan melesatkan lima gol & empat assist.

  1. Sir Alex Ferguson (Manchester United)

Sir Alex Ferguson mendatangkan Cristiano Ronaldo ke Manchester United pada tahun 2003. Pemain asal Portugal tersebut lantas mengalami perkembangan signifikan di bawah didikan Ferguson.

Cristiano Ronaldo membela Setan Merah sepanjang enam tahun. Dia sukses berperan sebagai salah satu pemain terbaik di dunia sepanjang petualangannya di Old Trafford.

Di bawah kepemimpinan Ferguson, Cristiano Ronaldo melesatkan 118 gol & 72 assist dari dalam 292 laga. Dia juga memenangi Liga Utama Inggris tiga kali, dan memenangi Liga Champions & Piala Dunia Antarklub.

  1. Manuel Pellegrini (Real Madrid)

Cristiano Ronaldo pindah ke Real Madrid pada tahun 2009 dengan status pemain termahal dunia. Manuel Pellegrini menjadi manajer Los Blancos waktu itu.

Kinerja Cristiano Ronaldo di bawah didikan Pellegrini sangat bagus. Cristiano Ronaldo bisa melesatkan 33 gol & 12 assist dari 35 laga.

Akan tetapi, karir Pellegrini di Santiago Bernabeu tak berjalan lancar. Bagaimana tidak, manajer asal Chile itu dilengserkan pada akhir musim.

  1. Jose Mourinho (Real Madrid)

Jose Mourinho termasuk manajer kedua yang melatih Cristiano Ronaldo di Real Madrid. CR7 bermain begitu produktif di bawah didikan The Special One.

Sepanjang dilatih Jose Mourinho, Cristiano Ronaldo sukses melesakkan 168 gol & 49 assist dari 164 laga. Koneksi Jose Mourinho & Cristiano Ronaldo juga membuahkan sejumlah gelar juara.

Cristiano Ronaldo mencatat title La Liga, Copa Del Rey & Supercopa de Espana. Akan tetapi, Jose Mourinho cuma bertahan selama tiga musim di Santiago Bernabeu.

  1. Carlo Ancelotti (Real Madrid)

Carlo Ancelotti berlabuh ke Real Madrid pada tahun 2011. Dia diangkat sebagai manajer Los Blancos buat menjadi pengganti Jose Mourinho.

Cristiano Ronaldo menjelma jadi andalan Carlo Ancelotti sepanjang menjabat di Santiago Bernabeu. Superstar asal Portugal tersebut sukses melesatkan 112 gol dan 47 assist dari 100 laga.

Kolaborasi Carlo Ancelotti & Cristiano Ronaldo juga membuahkan sejumlah gelar juara buat Real Madrid. Itu termasuk La Decima ataupun title juara Liga Champions yang kesepuluh.

  1. Rafael Benitez

Rafael Benitez diangkat sebagai suksesor Carlo Ancelotti di Real Madrid. Akan tetapi, eks manajer Liverpool itu tak bertahan lama di Santiago Bernabeu.

Rafael Benitez cuma melatih Cristiano Ronaldo sepanjang separuh musim. Bagaimana tidak, manajer asal Spanyol tersebut dilengserkan pada Januari 2016.

Rafael Benitez sendiri menurunkan Cristiano Ronaldo pada 24 laga. Superstar Portugal itu mencetak 25 gol dan delapan assist dari performanya itu.

  1. Zinedine Zidane (Real Madrid)

Zinedine Zidane menggantikan peran Rafael Benitez di Real Madrid. Pria asal Prancis itu mulanya sempat dipertanyakan mengingat tidak mempunyai pengalaman panjang menjadi manajer.

Akan tetapi, Zinedine Zidane tak perlu waktu lama buat merebut hati para pendukung Real Madrid. Zinedine Zidane sukses membantu Real Madrid mencatat tiga title Liga Champions secara beruntun.

Cristiano Ronaldo pun bermain lumayan impresif di bawah didikan Zinedine Zidane. Cristiano Ronaldo sukses mencatatkan 112 gol & 30 assist dari 110 laga.

  1. Massimiliano Allegri (Juventus)

Cristiano Ronaldo bertanding dengan Massimiliano Allegri di Juventus. Cristiano Ronaldo pindah ke Italia pada 2018 sesudah tampil sembilan musim di Spanyol.

Cristiano Ronaldo diandalkan Massimiliano Allegri pada 43 laga di seluruh ajang kompetisi. Superstar berumur 36 tahun tersebut bisa mencetak 28 gol dan 11 assist pada musim debutnya di Juventus.

Akan tetapi. kebersamaan Cristiano Ronaldo dengan Massimiliano Allegri berakhir pada akhir musim. Eks manajer AC Milan tersebut memilih mengundurkan diri walau sukses menyumbang scudetto.

  1. Maurizio Sarri (Juventus)

Maurizio Sarri diboyong Juventus buat menggantikan Massimiliano Allegri. Di bawah Maurizio Sarri, raihan gol Cristiano Ronaldo di Allianz Stadium bertambah.

Dari 46 laga di bawah didikan Maurizio Sarri, Cristiano Ronaldo sukses melesatkan melesatkan 37 gol dan sembilan assist. Eks superstar Manchester United tersebut juga kembali memenangi Scudetto.

Akan tetapi, Maurizio Sarri rupanya cuma bertahan selama satu musim di Turin. Manajer asal Italia tersebut dilengserkan sesudah Si Nyonya Berumur tersisih dari Liga Champions.

  1. Andrea Pirlo

Andrea Pirlo saat ini merupakan manajer Juventus. Dia diangkat buat menggantikan Maurizio Sarri walau tak mempunyai pengalaman melatih sebelumnya.

Performa Juventus di bawah Andrea Pirlo memang tak impresif. Akan tetapi, Cristiano Ronaldo bisa bermain lumayan produktif dengan eks midfielder tim nasional Italia itu.

Sejauh ini, CR7 telah melesatkan 30 gol & enam assist dari 34 laga di seluruh kompetisi. Rekor itu jelas saja masih bisa meningkat karena musim ini masih belum rampung.