Info Bola, Ajang Berita – MU Gagal Lolos, Ini Lima Berkah yang Bisa Didapat di Liga Europa. Manchester United harus menelan kenyataan pahit di hari Rabu (9/12) dini hari. Setan Merah harus mengubur mimpi mereka untuk bermain di Liga Champions setelah mereka tumbang di tangan RB Leipzig.

Pada laga yang digelar di Red Bull Arena itu, Manchester United tertinggal lebih dahulu dengan skor 3-0. Setan Merah mencoba melawan balik dan sempat mencetak dua gol, namun mereka gagal mencetak gol ketiga sehingga mereka dipastikan main di Liga Europa.

Sebagian besar pendukung MU pasti merasa kecewa dengan kegagalan MU lolos ke fase gugur UCL. Karena sudah lama United tidak mencicipi bermain di fase gugur UCL.

Namun jangan salah, Liga Europa ini tidak selamanya buruk bagi Manchester United. Bahkan kompetisi kasta kedua Eropa ini bisa menjadi berkah tersendiri bagi Setan Merah.

Alasan pertama UEL bisa menjadi berkah tersendiri bagi MU adalah peluang mereka untuk berprestasi lebih besar.

Harus diakui dengan kualitas dan performa MU yang masin angin-anginan sulit rasanya mereka melaju jauh di fase gugur UCL seandainya mereka lolos. Kualitas mereka masih jauh dengan para veteran Eropa macam Bayern Munchen, Juventus, dan Barcelona.

Ini menyebabkan peluang MU untuk menjadi juara UCL sangat tipis. Jangankan jadi juara, untuk masuk semifinal saja sangat diragukan.

Sementara di Liga Europa, kualitas MU bisa dikatakan jauh di atas rata-rata. Sehingga peluang mereka untuk menjadi juara cukup terbuka lebar di kompetisi ini.

Jika mereka bisa menjuarai Liga Europa, mereka punya ‘ tiket cadangan' ke Liga Champions musim depan seandainya mereka gagal finish di empat besar UCL.

Alasan kedua mengapa Liga Europa bisa menjadi berkah bagi MU adalah United akhirnya bisa mengistirahatkan pemain-pemain inti mereka.

Dengan adanya Liga Champions dan Premier League, beberapa pemain kunci seperti Bruno Fernandes jadi jarang istirahat. Karena tingkat intensitas pertandingan yang tinggi, ia terus dipaksa bermain oleh Solskjaer.

Nah dengan adanya Liga Europa ini, pemain-pemain kunci seperti Bruno, Harry Maguire bisa mendapatkan waktu istirahat. Di sisi lain, para pemain pelapis yang minim jam bermain seperti Dean Henderson, Brandon Williams, Nemanja Matic dan Daniel James bisa dapat waktu untuk unjuk gigi.

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, alasan Liga Europa bisa menjadi berkah bagi Manchester United adalah mereka bisa mengasah para pemain muda mereka.

United saat ini memiliki beberapa pemain muda dengan kualitas yang cukup oke. Sebut saja Facundo Pellistri, Mason Greenwood, Brandon Williams dan Amad Diallo yang akan bergabung di bulan Januari nanti. Belum lagi beberapa pemain akademi MU yang tengah bersinar seperti Hannibal Mejbri, D'Mani Mellor, Anthony Elanga dan Ethan Galbraith.

Jika MU masuk ke 16 besar UCL, nyaris mustahil rasanya mereka mendapatkan kesempatan bermain kecuali Greenwood. Namun dengan adanya Liga Europa, para pemain ini bisa mendapatkan jam terbang di level profesional sehingga mereka semakin siap untuk membela tim senior Manchester United.

Alasan keempat mengapa Manchester United bisa mendapatkan berkah di Liga Europa karena mereka bisa mengatur fokus, terutama di Premier League.

Jika United lolos ke 16 besar UCL, United akan kesulitan untuk membagi fokus. Karena pertandingan di EPL dan pertandingan di UCL sama-sama krusial sehingga sulit untuk membagi fokus dan juga pemain.

Nah dengan tersingkir ke UEL, Manchester United bisa lebih fokus ke Premier League. Sementara jika mereka memang tidak bermain bagus di EPL, mereka bisa fokus ke UEL untuk mengamankan tiket ke liga champions musim depan.

Alasan kelima ini sebenarnya masih spekulatif, namun ada kemungkinan bisa terjadi. Yaitu tersingkirnya MU ke UEL ini bisa mengakibatkan pergantian pelatih dengan dipecatnya Ole Gunnar Solskjaer.

Harus diakui selama dua tahun melatih MU, Solskjaer belum memberikan kestabilan bagi Setan Merah. Musim inipun performa United masih naik turun, sehingga sempat di awal musim kemarin sebagian fans MU menuntut sang manajer turun dari jabatannya.

Dewan Direksi Manchester United berulang kali mengatakan bahwa mereka mendukung penuh Solskjaer. Namun tersingkirnya MU dari fase grup ini membuat pendapatan mereka berkurang, karena match fee UCL dan UEL berbeda jauh.

Nah meski belum ada tanda-tanda, namun ada kemungkinan Solskjaer bisa dipecat manajemen MU atas kekalahan ini. Jadi harapan fans-fans MU yang menginginkan sosok seperti Mauricio Pochettino mungkin bisa terwujud.