Info Bola, Ajang Berita – Robertson Ungkap Kunci Sukses Liverpool ke Final Liga Champions 2019. Andrew Robertson mengungkapkan kunci kesuksesan Liverpool lolos ke final Liga Champions 2019. Robertson mengaku kekalahan timnya pada final Liga Champions di Kiev tahun kemarin menjadi motivasi utama timnya lolos ke final UCL 2018/2019.

Robertson Ungkap Kunci Sukses Liverpool ke Final Liga Champions 2019

Musim kemarin Liverpool menutup musim dengan kekecewaan yang mendalam. Mereka kalah di final Liga Champions yang berlangsung di Kiev, dimana saat itu mereka kalah 3-1 oleh Real Madrid.

Tetapi kekalahan itu tak membuat Liverpool patah semangat. Musim ini mereka berkembang menjadi tim tangguh lagi, dimana berhasil menembus final Liga Champions setelah mengalahkan Barcelona secara dramatis pada babak semi-final dengan agregat 4-3.

Robertson yakin bahwa tahun ini timnya mampu menjadi juara Liga Champions di Wanda Metropolitano. “Saya yakin bahwa itu [juara Liga Champions] sangat mungkin terjadi,” ungkap Robertson di situs resmi klub.

Robertson mengatakan timnya bisa lolos ke final Liga Champions musim ini karena mereka berhasrat membayar kegagalan mereka menjadi juara Liga Champions musim kemarin.

“Kami bisa berbicara banyak mengingat kami bisa memanfaatkan rasa kecewa kami setelah kalah di final. Kami menggunakan kekalahan itu sebagai motivasi mulai dari sesi pra musim kami, alhasil kami-kami kami menjadi lebih fit alhasil kami berdeterminasi menjalani awal musim ini dengan awal yang bagus.”

“Saya pikir sebuah tim mempunyai dua jalur saat menghadapi kekecewaan, dimana jalur yang satunya bisa membuat Anda terpukul dan kesulitan untuk bangkit. Tetapi beruntun kami tak jatuh ke jalur itu alhasil kami ada di final lagi.”

Robertson pun mengatakan timnya tak ingin lagi merasakan pahitnya kekalahan di final Liga Champions. Alhasil mereka bakal berusaha sebaik mungkin untuk mencatat kemenangan musim ini.

“Pastinya kami enggan merasakan kekecewaan itu lagi, mengingat saya masih mengingat benar bagaimana rasanya kekecewaan itu bahkan sesudah final itu selesai.”

“Perasaan itu sama sekali tidak menyenangkan mengingat anda tentu ingin jadi juara. Kami bakal melakukan yang terbaik supaya tak memperoleh perasaan itu pada tahun ini.” tutupnya.